STUDI PERBANDINGAN ANTARA SISTEM OPERASI WINDOWS DAN LINUX DALAM PENGGUNAAN KOMPUTER PRIBADI
Keywords:
Biaya, Keamanan, Kinerja, komputer pribadi, Sistem operasiAbstract
Penelitian ini membandingkan Windows dan Linux pada penggunaan komputer pribadi, karena evaluasi terkini yang menilai pengalaman pengguna dan kinerja harian masih terbatas. Studi ini bertujuan menilai perbedaan kemudahan penggunaan, kompatibilitas, kinerja, keamanan, biaya, dan dukungan pengguna. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui eksperimen lapangan dan survei: Windows 11 dibandingkan dengan Linux (Ubuntu 22.04) pada perangkat keras yang sama, dengan 100 responden berpengalaman (50 pengguna per sistem) yang dipilih secara purposif. Pengujian objektif mencakup waktu booting, penggunaan RAM, dan penggunaan CPU, sedangkan survei memakai skala Likert 1–5 untuk persepsi pengguna. Hasil eksperimen menunjukkan Linux lebih cepat booting (15 detik) dibanding Windows 11 (30 detik), lebih hemat RAM (1,4 GB vs 3,2 GB), serta memakai CPU lebih rendah (5–10% vs 15–25%). Hasil survei menunjukkan Windows 11 unggul pada kemudahan penggunaan (4,6), kompatibilitas perangkat keras (4,7), dan kompatibilitas aplikasi (5,0), sedangkan Linux unggul pada keamanan (4,6) dan biaya (5,0). Kesimpulannya, Windows 11 lebih sesuai untuk pengguna yang membutuhkan ekosistem aplikasi luas dan pengalaman yang familiar, sementara Linux lebih tepat untuk prioritas efisiensi sumber daya, keamanan, dan penghematan biaya.



